tenun, songket, dan brokat
Sebagai putri-putri keluarga Batak, tentunya cukup akrab dan familiar dengan dunia per-kain-an sedari kecil. Inang-inang Batak adalah konsumen terbesar dalam dunia songket dan brokat, dan itu diturunkan kepada putri-putri mereka. Jadi, sudah nggak mengherankan lagi kalau kami-kami cukup ahli kalau bicara songket dan brokat (walaupun saya termasuk salah satu putri Batak yang agak anti-songket).
Belum afdol jadi orang Batak kalau belum menyambangi Pasar Inpres Senen, di dalam pasar, terjadi "perkawinan" penjualan antara ikan asin, ikan rebus, ikan teri, kain ulos, kain songket, Alkitab, Kidung Jemaat, Buku Ende, dan juga lagu-lagu rohani. Saya cukup terpana masuk ke dalam pasar yang selalu khas dengan suasana gelap remang, tapi kali ini ditambah dengan bau ikan asin menyengat hidung. Dan saya tambah terpana lagi saat menemukan kios kain-kainan dengan harga yang patut diberi tepuk tangan; murah rah rah!!
Kalau selama ini saya berpendapat, Pasar Baru adalah gudang segala kemurahan perkainan brokat.. statement itu akan langsung saya tarik kembali dengan kunjungan saya ke Pasar Inpres Senen. Memang sih, di Pasar Senen, kain brokat Perancis yang tersohor itu sudah pasti tidak eksis; tapi.. kalau untuk kain brokat lain yang dijual per baju dengan kualitas lumayan bagus.. pasti ada! Perbandingan harga di Pasar Senen dan Pasar Baru untuk jenis bahan serupa, bedanya bisa mencapai Rp 100,000-Rp 150,000. Lumayan banget kan? Apalagi kalau di pesta Batak, semua pihak terkait musti dan "sebaiknya" diberi seragam kain brokat, uang Rp 100,000 per baju bisa dihemat, itu udah sangat membantu pemangkasan pengeluaran.
Mama sudah punya kenalan (yang kebetulan sekampung dengan Papa dan adalah keluarga jauh dengan keluarga di Siantar.. jreng jreng.. world is indeed so small!), jadi sudah tahu kira-kira mana yang bisa murah dan punya stok dengan kain-kain berkualitas bagus. Saya sih seneng ngeliat brokat-brokat terpajang dengan warna-warni dan penuh motif, ditambah lagi harganya yang bersahabat.. malah tidak sabar untuk kapan-kapan menyambangi lagi toko Yemima Songket untuk belanja kain brokat bi-colors-nya. Sesuai nama, Yemima Songket tentunya juga menyediakan kain-kain songket dalam berbagai macam warna.. sayangnya warna yang saya cari tidak ada.
Alhasil, saya berpindah ke toko lain yang nampaknya juga cukup tersohor di Senen dan Tanah Abang, Boru Ulos. Di Boru Ulos, pilihan warna songketnya lebih beragam, dari yang harga di bawah satu juta rupiah (songket mesin) sampai yang mahal (handmade berbenang emas). Di sini jugalah akhirnya saya menemukan sortali.. Setelah mikir beberapa kali, nampaknya menyewa sortali emas ataupun membeli sortali emas, agak berlebihan dan kurang masuk akal; soalnya harga sewa aja bisa Rp 3,000,000.. pun orang yang menyewakan sortali bakal nungguin si sortalinya di sepanjang pesta, untuk jaga-jaga nggak dibawa kabur (agak bikin males). Makanya diputuskan untuk membeli sortali kuningan, paket hemat aja dan toh tidak mengurangi esensinya. Hasil tawar menawar, sortali di Boru Ulos harganya Rp 200,000 (sepasang sortali plus topi untuk pengantin laki-laki), good deal ain't it? ;)
Sayangnya, di Pasar Inpres Senen nggak ada yang jualan songket meteran untuk nona-nona penerima tamu yang manis-manis.. Jadi, saya musti berbelok ke Thamrin City untuk berburu kain songket meteran yang cantik. And surprisingly, sangat mudah menemukan songket yang bagus dan cocok dengan kantong, dan tentu saja itu semua berkat kepiawaian mama dalam hal tawar-menawar! Ibu-ibu rocks! Di toko Tenun Jaya, banyak songket Palembang atau tenun Lampung, tenun India, dan tenun Bali yang bagus-bagus. Warnanya juga banyak dan bisa dipilih sesuai selera. Kalau mau rok tenun harganya Rp 175,000 saja, sedangkan untuk kain tenun mesin (ada yang pake selendang dan ada yang tidak), saya berhasil nawar Rp 80,000 per kainnya :)
Kontak:
Toko Yemima Songket (Mama Yonas)
Pasar Inpres Senen
Blok VI Los B No. 306, 307, 309
Jakarta Pusat
(08128897147)
Toko Boru Ulos
08157798889
Tenun Jaya (Nazarudin)
Thamrin City Lantai 1 Blok A 8a No.1
Tanah Abang, Jakarta Pusat
(087775860011)
Happy hunting, ladies!
Belum afdol jadi orang Batak kalau belum menyambangi Pasar Inpres Senen, di dalam pasar, terjadi "perkawinan" penjualan antara ikan asin, ikan rebus, ikan teri, kain ulos, kain songket, Alkitab, Kidung Jemaat, Buku Ende, dan juga lagu-lagu rohani. Saya cukup terpana masuk ke dalam pasar yang selalu khas dengan suasana gelap remang, tapi kali ini ditambah dengan bau ikan asin menyengat hidung. Dan saya tambah terpana lagi saat menemukan kios kain-kainan dengan harga yang patut diberi tepuk tangan; murah rah rah!!
Kalau selama ini saya berpendapat, Pasar Baru adalah gudang segala kemurahan perkainan brokat.. statement itu akan langsung saya tarik kembali dengan kunjungan saya ke Pasar Inpres Senen. Memang sih, di Pasar Senen, kain brokat Perancis yang tersohor itu sudah pasti tidak eksis; tapi.. kalau untuk kain brokat lain yang dijual per baju dengan kualitas lumayan bagus.. pasti ada! Perbandingan harga di Pasar Senen dan Pasar Baru untuk jenis bahan serupa, bedanya bisa mencapai Rp 100,000-Rp 150,000. Lumayan banget kan? Apalagi kalau di pesta Batak, semua pihak terkait musti dan "sebaiknya" diberi seragam kain brokat, uang Rp 100,000 per baju bisa dihemat, itu udah sangat membantu pemangkasan pengeluaran.
Mama sudah punya kenalan (yang kebetulan sekampung dengan Papa dan adalah keluarga jauh dengan keluarga di Siantar.. jreng jreng.. world is indeed so small!), jadi sudah tahu kira-kira mana yang bisa murah dan punya stok dengan kain-kain berkualitas bagus. Saya sih seneng ngeliat brokat-brokat terpajang dengan warna-warni dan penuh motif, ditambah lagi harganya yang bersahabat.. malah tidak sabar untuk kapan-kapan menyambangi lagi toko Yemima Songket untuk belanja kain brokat bi-colors-nya. Sesuai nama, Yemima Songket tentunya juga menyediakan kain-kain songket dalam berbagai macam warna.. sayangnya warna yang saya cari tidak ada.
| Songket-songket yang ada di Toko Yemima Songket |
| Songket tenun tangan |
| Beberapa songket Lampung yang ada di Toko Tenun Jaya |
Toko Yemima Songket (Mama Yonas)
Pasar Inpres Senen
Blok VI Los B No. 306, 307, 309
Jakarta Pusat
(08128897147)
Toko Boru Ulos
08157798889
Tenun Jaya (Nazarudin)
Thamrin City Lantai 1 Blok A 8a No.1
Tanah Abang, Jakarta Pusat
(087775860011)
Happy hunting, ladies!
xoxo,
n/y
found a shelter!
These two weeks we have been dealing with lots of agents and properties' advertisements. Every single morning, I woke up, grabbed my phone and scrolled up & down looking for a house. It's tiring, many times I got sick of it and was thinking to just delete the apps while wishing there was one house out there waiting for us (without the need to be found). It's sickening though, the searching felt like never-ending (although it's only two weeks time!), the price were crazily expensive, and it's not easy to fall in love with a space that's not decent enough to be called home (while Yos were easily liking the very first place we viewed, haha).
In the beginning of the search, we did find one apartment we liked a lot. But then the landlord turned us down by increasing the price due to the number of pax (the advertisement didn't say much about how many pax should stay, blah!). Then, for days, I had been dreaming and even talked about it in my sleep. I prayed for it a lot, because I wanted it so much; the apartment was huge and it has an outstanding view from the bedroom's windows - it has a view of the city, at night you can see the city's lights like a painting on the corner windows.. it's just amazed me, I still can frame it in my mind.
And when we were ready to increase our offer for that huge apartment - we were desperate to find an apartment that matches all of our requirements; price-wise, location-wise, and size-wise, there was an arrangement to view one apartment not so far from that "dreamy apartment"; and turned out it matched all of our above-requirements! Not as big as the previous unit we loved, the view is not as fantastic as the previous one, but it's a lovely one! Acceptable size, near bus stop, quiet neighborhood, and it has a pretty look!
The prayers had been answered, and indeed He knows what's best for us ;) We grabbed that apartment on the same night, and almost didn't think that we were gonna regret it (but, yes, we summed up what's good and bad about the apartment, right after we transferred the deposit to the landlord..). Nothing stops us for being so thankful for this, it's great value of money and great place to start fresh. Now, we just can't hardly wait to move in!
In the beginning of the search, we did find one apartment we liked a lot. But then the landlord turned us down by increasing the price due to the number of pax (the advertisement didn't say much about how many pax should stay, blah!). Then, for days, I had been dreaming and even talked about it in my sleep. I prayed for it a lot, because I wanted it so much; the apartment was huge and it has an outstanding view from the bedroom's windows - it has a view of the city, at night you can see the city's lights like a painting on the corner windows.. it's just amazed me, I still can frame it in my mind.
And when we were ready to increase our offer for that huge apartment - we were desperate to find an apartment that matches all of our requirements; price-wise, location-wise, and size-wise, there was an arrangement to view one apartment not so far from that "dreamy apartment"; and turned out it matched all of our above-requirements! Not as big as the previous unit we loved, the view is not as fantastic as the previous one, but it's a lovely one! Acceptable size, near bus stop, quiet neighborhood, and it has a pretty look!
The prayers had been answered, and indeed He knows what's best for us ;) We grabbed that apartment on the same night, and almost didn't think that we were gonna regret it (but, yes, we summed up what's good and bad about the apartment, right after we transferred the deposit to the landlord..). Nothing stops us for being so thankful for this, it's great value of money and great place to start fresh. Now, we just can't hardly wait to move in!
![]() |
| one of them will be ours ;) |
xoxo,
n/y!
September.
Hello!
Sudah bulan September nih :) Sedikit demi sedikit kalender dibalik dan bulan semakin mendekati ke hari H.. beuh tidak terasa yaaa.
Sedikit hore-hore dulu ya, soalnya banyak progres persiapan.. kemarin habis pulang ke Jakarta untuk mengurusi perintilan-perintilan, dan puji Tuhan semua lancar carrr carrrr. Thankfully, Jakarta was quite friendly last Saturday <3
Two major things from last Saturday:
1. Wedding ring
Were collected from Toko Mas Suki. We love love love the wedding rings! Saya suka banget sama cincinnya, hehe.. pengen langsung pake! Komen dari mamaku dan mamanya Yos juga ternyata positif-positif aja. Saya nunjukkin ke temen saya sneak preview desain cincinnya, komennya, "Hah? Cincin kalian kaya gini??". That's exactly the comment I expected! :))
2. Kebaya
Kebaya martumpol dan pemberkatan saya sudah mau selesai! Mungkin bisa dibilang 95% selesai.. tinggal dirapihin di sana sini aja. Kemarin fitting lagi, dan tampilannya udah cakep, bustiernya juga muat (fyi, my first fitting months ago, bustier-nya nggak muat karena saya menggendut nampaknya - well, atau Mas Agus bikinnya sengaja diperkecil sambil ngarep saya bakal diet sebelum hari H, hehe.)
Selain dua hal di atas, dua hal lain yang berhasil dicicil:
3. Undangan Marhusip
Udah kelar print undangan marhusip yang berjumlah 70 undangan. Saya pilih print di sini karena sambil nostalgia jaman kuliah yang saban bulan menyambangi Benhil buat printing di A1 dan A3 buat bahan presentasi. Hehe..
Harga print di HQ Printing service: per lembarnya IDR 1500, BW bolak-balik (kertasnya saya bawa sendiri). Sebenarnya kalau mau lebih menghemat, bisa print satu kali, lalu fotokopi perbanyak.. sayangnya saya nggak bisa melakukan itu, karena kertas saya bukan kertas HVS. Well, that's okay though, kami puas dengan tampilan undangan marhusipnya :)
4. Jas Yos
Yos fitting jas pertama kali.. belum keliatan jelas sih gimana-gimananya, tapi udah keliatan pas di Yos walaupun jasnya masih penuh jarum pentul di sana-sini. Yos juga nggak keliatan buncit atau ndut, hahaha. Tiga minggu lagi, jasnya udah siap dijemput ;)
Will be back again to Jakarta within one month time (or more), and meanwhile harus segera instruksi untuk mencetak undangan resepsi dan souvenir resepsi, sembari mempersiapkan desain untuk undangan martumpol dan tata ibadah pemberkatan. Hap! Hap! To do list-nya masih lumayan panjang ternyata..
Updates so far:
Kebaya: BROSS by Agus
Wedding Ring: Toko Mas Suki
Jas Yos: Sunita Tailor, Pasar Baru
Print undangan marhusip: HQ Printing Service, Benhil
Fotografer martumpol: Color of Ro
(Update yang lebih lengkapnya ada di sini)
Sudah bulan September nih :) Sedikit demi sedikit kalender dibalik dan bulan semakin mendekati ke hari H.. beuh tidak terasa yaaa.
Sedikit hore-hore dulu ya, soalnya banyak progres persiapan.. kemarin habis pulang ke Jakarta untuk mengurusi perintilan-perintilan, dan puji Tuhan semua lancar carrr carrrr. Thankfully, Jakarta was quite friendly last Saturday <3
Two major things from last Saturday:
1. Wedding ring
Were collected from Toko Mas Suki. We love love love the wedding rings! Saya suka banget sama cincinnya, hehe.. pengen langsung pake! Komen dari mamaku dan mamanya Yos juga ternyata positif-positif aja. Saya nunjukkin ke temen saya sneak preview desain cincinnya, komennya, "Hah? Cincin kalian kaya gini??". That's exactly the comment I expected! :))
| Wedding ring box. |
Kebaya martumpol dan pemberkatan saya sudah mau selesai! Mungkin bisa dibilang 95% selesai.. tinggal dirapihin di sana sini aja. Kemarin fitting lagi, dan tampilannya udah cakep, bustiernya juga muat (fyi, my first fitting months ago, bustier-nya nggak muat karena saya menggendut nampaknya - well, atau Mas Agus bikinnya sengaja diperkecil sambil ngarep saya bakal diet sebelum hari H, hehe.)
| Sneak preview kebaya saya :D |
3. Undangan Marhusip
Udah kelar print undangan marhusip yang berjumlah 70 undangan. Saya pilih print di sini karena sambil nostalgia jaman kuliah yang saban bulan menyambangi Benhil buat printing di A1 dan A3 buat bahan presentasi. Hehe..
Harga print di HQ Printing service: per lembarnya IDR 1500, BW bolak-balik (kertasnya saya bawa sendiri). Sebenarnya kalau mau lebih menghemat, bisa print satu kali, lalu fotokopi perbanyak.. sayangnya saya nggak bisa melakukan itu, karena kertas saya bukan kertas HVS. Well, that's okay though, kami puas dengan tampilan undangan marhusipnya :)
| A pile of invitation. |
Yos fitting jas pertama kali.. belum keliatan jelas sih gimana-gimananya, tapi udah keliatan pas di Yos walaupun jasnya masih penuh jarum pentul di sana-sini. Yos juga nggak keliatan buncit atau ndut, hahaha. Tiga minggu lagi, jasnya udah siap dijemput ;)
| Fitting jas. |
Updates so far:
Kebaya: BROSS by Agus
Wedding Ring: Toko Mas Suki
Jas Yos: Sunita Tailor, Pasar Baru
Print undangan marhusip: HQ Printing Service, Benhil
Fotografer martumpol: Color of Ro
(Update yang lebih lengkapnya ada di sini)
xoxo,
n/y
marking the day.
I've always wanted to know how does it feel to be on this day.
100 days to go.
I thought it's gonna be so different, I thought it's gonna be so big that my heart pounds so fast till I can't stop thinking about the next 100 days. But, to be honest, it feels the same. Sorry to disappoint you! :D
Same old, same old; the list are still quite a long list. Therefore, no way to enjoy these last 100 days of being single. It's okay though, am gonna miss those lists, those wedding budget table in which I keep updating every time I made a purchase, those emails to vendors, and that Weddingku forum. In the end, the most I can do is seize the days ;)
And meanwhile, happy counting the days!
100 days to go.
I thought it's gonna be so different, I thought it's gonna be so big that my heart pounds so fast till I can't stop thinking about the next 100 days. But, to be honest, it feels the same. Sorry to disappoint you! :D
Same old, same old; the list are still quite a long list. Therefore, no way to enjoy these last 100 days of being single. It's okay though, am gonna miss those lists, those wedding budget table in which I keep updating every time I made a purchase, those emails to vendors, and that Weddingku forum. In the end, the most I can do is seize the days ;)
And meanwhile, happy counting the days!
xoxo,
n/y
change of plans
Dalam perencanaan segala sesuatu, pasti ada plan A dan plan B.. apalagi dalam hal ini, perencanaan pernikahan yang sudah pasti banyak benturan schedule (dan biaya) oleh berbagai macam pihak. Pernikahan melibatkan banyak individu, banyak vendor, dan banyak kepentingan; membuat semakin riweh "dunia persiapan" ini.
Beberapa hari belakangan ada yang bikin sedikit mules, karena baru dapet kabar terbaru dari satu orang teman yang (tadinya) bakal membantu dalam rangkaian proses pernikahan ini.. dan kemudian kami juga baru mulai mempertimbangkan keputusan yang sudah dibuat. Jadi, karena sesuatu dan lain hal yang membelok dari rencana awal, otomatis.. harus sigap ubah rencana penyesuain. Therefore, plan Bs are on!
Change of plan #1
Fotografer untuk martumpol akan berganti dari rencana awal, walaupun bergantinya hanya dari teman A ke teman B. Tadinya kan udah konfirm ke temen saya, Calosa.. namun ternyata Calosa ada kemungkinan nggak di Jakarta saat bulan martumpol saya, walaupun masih 50%-50%. Sayang banget.. padahal saya udah ngebayangin foto saya bakal bergaya a la Calosa. Hehe.
So, plan B-nya adalah kontak tim foto saya: Color of Ro. :D This is a simpler way, to be honest, tapi saya dari awal emang nggak pengen ngerepotin mereka, dengan alasan salah satu dari mereka berdomisili di Singapura. Bakal ngerepotin banget kalo harus terbang ke Jakarta hanya untuk mendokumentasikan acara saya.. Untungnya.. mereka setuju dengan permintaan plus-plus saya.. dengan satu syarat: disediakan babi panggang untuk makan siang mereka. HAHAHA! It's a done deal, indeed!
By the way, kalian boleh kontak saya kalau tertarik mau menggunakan Color of Ro untuk mendokumentasikan acara kalian. Karena kami berdomisili di dua tempat berbeda, kami lebih prefer untuk mendokumentasikan pre-wedding atau acara lamaran atau acara yang berskala medium; wedding documentation yang banyak kami liput sebagian besar acara wedding bertema internasional (lebih simple prosesinya dan lebih sedikit jumlah undangannya) dan berlokasi di Singapore.
Ini beberapa contoh hasil foto Color of Ro:
Boleh berkunjung ke web kami jika tertarik: www.colorofro.com atau monggo email ke colorofro@gmail.com :) Kami akan dengan senang hati berdiskusi dengan kalian untuk preference foto dan tema yang diinginkan, apalagi untuk pre-wedding di Singapore.. lokasi yang kami rekomendasikan bisa beragam banget dan pastinya nggak akan pasaran.
Change of plan #2
Sortali or else. Ini yang saya masih bingung banget.. masalahnya ada dua kubu yang pro dan kontra soal sortali. Yos dan saya ada di kubu yang nggak pengen pake sortali.. Mama Yos setuju dengan pilihan kami, tapi Mama saya bilang kalau sortali itu khas Batak, dan akan kelihatan bagus kalau kami pake nanti. Temen-temen saya juga kebanyakan mendukung untuk pake sortali.
Awalnya sih tekad udah bulat untuk nggak pake, alasannya ada dua sih:
1. nggak terlalu suka dengan model dan warnanya yang emas-merah;
2. ada additional biaya sewa yang notabene cukup mahal karena itu emas aseli.
Namun.. saat kemarin googling images untuk "pengantin batak", Yos dan saya menemukan kalau kebanyakan emang pake sortali, detik itulah kami lalu meragu dan Yos bahkan bilang, "ya kalo emang musti pake, ya pake aja lah.. apa mau dikata..". Jreeeenggg! Haha.
Ini contoh-contoh tampilan sortali.. kalo dipake Astrid Tiar sama Olla Ramlan sih emang pasti cakep sih ya..
Kalau ada yang punya kontak untuk sewa sortali, boleh dong rekomen ke saya.. Sekalian harganya kalo ada. Super thanks! :)
Updates:
1. Kebaya Martumpol + Pemberkatan saya udah 95% kelar. Horeee! Kemarin baru liat foto yang dikirimin sama penjahitnya :) Kata Mama sih bagus.. oke-in aja kali ya pendapat orang tua. Saya sih belum terlalu girang, soalnya belom diliat pas udah saya pake, hehe.
2. Kebaya buat Marhusip juga udah dikirim ke rumah, saya kemarin beli di Thamrin City. Model kebaya kutu baru, warnanya cerah dan manis tampilannya.
3. Yos udah dapet jas untuk martumpol, hasil iseng-iseng jalan di mall mampir ke G2000 yang lagi gelar sale. Yay!
Beberapa hari belakangan ada yang bikin sedikit mules, karena baru dapet kabar terbaru dari satu orang teman yang (tadinya) bakal membantu dalam rangkaian proses pernikahan ini.. dan kemudian kami juga baru mulai mempertimbangkan keputusan yang sudah dibuat. Jadi, karena sesuatu dan lain hal yang membelok dari rencana awal, otomatis.. harus sigap ubah rencana penyesuain. Therefore, plan Bs are on!
Change of plan #1
Fotografer untuk martumpol akan berganti dari rencana awal, walaupun bergantinya hanya dari teman A ke teman B. Tadinya kan udah konfirm ke temen saya, Calosa.. namun ternyata Calosa ada kemungkinan nggak di Jakarta saat bulan martumpol saya, walaupun masih 50%-50%. Sayang banget.. padahal saya udah ngebayangin foto saya bakal bergaya a la Calosa. Hehe.
So, plan B-nya adalah kontak tim foto saya: Color of Ro. :D This is a simpler way, to be honest, tapi saya dari awal emang nggak pengen ngerepotin mereka, dengan alasan salah satu dari mereka berdomisili di Singapura. Bakal ngerepotin banget kalo harus terbang ke Jakarta hanya untuk mendokumentasikan acara saya.. Untungnya.. mereka setuju dengan permintaan plus-plus saya.. dengan satu syarat: disediakan babi panggang untuk makan siang mereka. HAHAHA! It's a done deal, indeed!
By the way, kalian boleh kontak saya kalau tertarik mau menggunakan Color of Ro untuk mendokumentasikan acara kalian. Karena kami berdomisili di dua tempat berbeda, kami lebih prefer untuk mendokumentasikan pre-wedding atau acara lamaran atau acara yang berskala medium; wedding documentation yang banyak kami liput sebagian besar acara wedding bertema internasional (lebih simple prosesinya dan lebih sedikit jumlah undangannya) dan berlokasi di Singapore.
Ini beberapa contoh hasil foto Color of Ro:
Boleh berkunjung ke web kami jika tertarik: www.colorofro.com atau monggo email ke colorofro@gmail.com :) Kami akan dengan senang hati berdiskusi dengan kalian untuk preference foto dan tema yang diinginkan, apalagi untuk pre-wedding di Singapore.. lokasi yang kami rekomendasikan bisa beragam banget dan pastinya nggak akan pasaran.
Change of plan #2
Sortali or else. Ini yang saya masih bingung banget.. masalahnya ada dua kubu yang pro dan kontra soal sortali. Yos dan saya ada di kubu yang nggak pengen pake sortali.. Mama Yos setuju dengan pilihan kami, tapi Mama saya bilang kalau sortali itu khas Batak, dan akan kelihatan bagus kalau kami pake nanti. Temen-temen saya juga kebanyakan mendukung untuk pake sortali.
Awalnya sih tekad udah bulat untuk nggak pake, alasannya ada dua sih:
1. nggak terlalu suka dengan model dan warnanya yang emas-merah;
2. ada additional biaya sewa yang notabene cukup mahal karena itu emas aseli.
Namun.. saat kemarin googling images untuk "pengantin batak", Yos dan saya menemukan kalau kebanyakan emang pake sortali, detik itulah kami lalu meragu dan Yos bahkan bilang, "ya kalo emang musti pake, ya pake aja lah.. apa mau dikata..". Jreeeenggg! Haha.
Ini contoh-contoh tampilan sortali.. kalo dipake Astrid Tiar sama Olla Ramlan sih emang pasti cakep sih ya..
![]() |
| Olla Rahman |
![]() |
| Astrid Tiar |
![]() |
| Ini temen saya yang Februari kemarin baru nikah, Evelin |
Updates:
1. Kebaya Martumpol + Pemberkatan saya udah 95% kelar. Horeee! Kemarin baru liat foto yang dikirimin sama penjahitnya :) Kata Mama sih bagus.. oke-in aja kali ya pendapat orang tua. Saya sih belum terlalu girang, soalnya belom diliat pas udah saya pake, hehe.
2. Kebaya buat Marhusip juga udah dikirim ke rumah, saya kemarin beli di Thamrin City. Model kebaya kutu baru, warnanya cerah dan manis tampilannya.
3. Yos udah dapet jas untuk martumpol, hasil iseng-iseng jalan di mall mampir ke G2000 yang lagi gelar sale. Yay!
xoxo,
n/y
wedding apps
Sejak rajin browsing untuk pernikahan saya, saya follow beberapa blog tentang wedding (kebanyakan sih blog dari US dan Europe); padahal sebelumnya saya sih anti banget follow blog-blog wedding (saya kadang-kadang memang mengunjungi wedding blog, tapi hanya untuk cari inspirasi foto-foto). Nah, dari ruffledblog, saya nemu satu wedding apps yang cukup menarik. Dari apps ini, kita bisa cari inspirasi untuk berbagai hal, misalnya tentang fashion, dekorasi (mostly, Western ways), undangan, Do-It-Yourself tutorial, hair do, make up, dan banyak lagi.
Sayang sekali saya nemuin apps ini cukup terlambat.. karena nggak mungkin untuk back to 0 untuk saat ini. :D Well, well, cukup seneng walaupun cuma bisa browse dan liat-liat hal yang cantik-cantik. :)
Bagi yang baru mulai persiapan pernikahan, monggo di-download apps Bridal Pulse dari sini (unfortunately, it's Apple only).
Selamat browsing ya, gals..
xoxo,
n/y












