Showing posts with label batak. Show all posts

change of plans

Dalam perencanaan segala sesuatu, pasti ada plan A dan plan B.. apalagi dalam hal ini, perencanaan pernikahan yang sudah pasti banyak benturan schedule (dan biaya) oleh berbagai macam pihak. Pernikahan melibatkan banyak individu, banyak vendor, dan banyak kepentingan; membuat semakin riweh "dunia persiapan" ini.

Beberapa hari belakangan ada yang bikin sedikit mules, karena baru dapet kabar terbaru dari satu orang teman yang (tadinya) bakal membantu dalam rangkaian proses pernikahan ini.. dan kemudian kami juga baru mulai mempertimbangkan keputusan yang sudah dibuat. Jadi, karena sesuatu dan lain hal yang membelok dari rencana awal, otomatis.. harus sigap ubah rencana penyesuain. Therefore, plan Bs are on!

Change of plan #1
Fotografer untuk martumpol akan berganti dari rencana awal, walaupun bergantinya hanya dari teman A ke teman B. Tadinya kan udah konfirm ke temen saya, Calosa.. namun ternyata Calosa ada kemungkinan nggak di Jakarta saat bulan martumpol saya, walaupun masih 50%-50%. Sayang banget.. padahal saya udah ngebayangin foto saya bakal bergaya a la Calosa. Hehe.

So, plan B-nya adalah kontak tim foto saya: Color of Ro. :D This is a simpler way, to be honest, tapi saya dari awal emang nggak pengen ngerepotin mereka, dengan alasan salah satu dari mereka berdomisili di Singapura. Bakal ngerepotin banget kalo harus terbang ke Jakarta hanya untuk mendokumentasikan acara saya.. Untungnya.. mereka setuju dengan permintaan plus-plus saya.. dengan satu syarat: disediakan babi panggang untuk makan siang mereka. HAHAHA! It's a done deal, indeed!

By the way, kalian boleh kontak saya kalau tertarik mau menggunakan Color of Ro untuk mendokumentasikan acara kalian. Karena kami berdomisili di dua tempat berbeda, kami lebih prefer untuk mendokumentasikan pre-wedding atau acara lamaran atau acara yang berskala medium; wedding documentation yang banyak kami liput sebagian besar acara wedding bertema internasional (lebih simple prosesinya dan lebih sedikit jumlah undangannya) dan berlokasi di Singapore.

Ini beberapa contoh hasil foto Color of Ro:






Boleh berkunjung ke web kami jika tertarik: www.colorofro.com atau monggo email ke colorofro@gmail.com :) Kami akan dengan senang hati berdiskusi dengan kalian untuk preference foto dan tema yang diinginkan, apalagi untuk pre-wedding di Singapore.. lokasi yang kami rekomendasikan bisa beragam banget dan pastinya nggak akan pasaran.

Change of plan #2
Sortali or else. Ini yang saya masih bingung banget.. masalahnya ada dua kubu yang pro dan kontra soal sortali. Yos dan saya ada di kubu yang nggak pengen pake sortali.. Mama Yos setuju dengan pilihan kami, tapi Mama saya bilang kalau sortali itu khas Batak, dan akan kelihatan bagus kalau kami pake nanti. Temen-temen saya juga kebanyakan mendukung untuk pake sortali.

Awalnya sih tekad udah bulat untuk nggak pake, alasannya ada dua sih:
1. nggak terlalu suka dengan model dan warnanya yang emas-merah;
2. ada additional biaya sewa yang notabene cukup mahal karena itu emas aseli.

Namun.. saat kemarin googling images untuk "pengantin batak", Yos dan saya menemukan kalau kebanyakan emang pake sortali, detik itulah kami lalu meragu dan Yos bahkan bilang, "ya kalo emang musti pake, ya pake aja lah.. apa mau dikata..". Jreeeenggg! Haha.

Ini contoh-contoh tampilan sortali.. kalo dipake Astrid Tiar sama Olla Ramlan sih emang pasti cakep sih ya..
Olla Rahman

Astrid Tiar
Ini temen saya yang Februari kemarin baru nikah, Evelin
Kalau ada yang punya kontak untuk sewa sortali, boleh dong rekomen ke saya.. Sekalian harganya kalo ada. Super thanks! :)

Updates:
1. Kebaya Martumpol + Pemberkatan saya udah 95% kelar. Horeee! Kemarin baru liat foto yang dikirimin sama penjahitnya :) Kata Mama sih bagus.. oke-in aja kali ya pendapat orang tua. Saya sih belum terlalu girang, soalnya belom diliat pas udah saya pake, hehe.
2. Kebaya buat Marhusip juga udah dikirim ke rumah, saya kemarin beli di Thamrin City. Model kebaya kutu baru, warnanya cerah dan manis tampilannya.
3. Yos udah dapet jas untuk martumpol, hasil iseng-iseng jalan di mall mampir ke G2000 yang lagi gelar sale. Yay!


xoxo,
n/y

marhusip & martumpol

Sebagai orang Batak yang akan menikah, ada beberapa runtutan acara yang harus dijalani, salah duanya adalah Marhusip dan Martumpol.
Kalau tidak salah mengerti, dari penjelasan Mama sih Marhusip itu adalah perkenalan calon pengantin ke keluarga besar; sedangkan Martumpol adalah ikatan janji nikah yang diadakan 2 minggu sebelum acara pemberkatan. Oh ya, ada lagi Marhori-hori dinding, diadakan jauh sebelum marhusip, dan biasanya lebih kasual. Kalo kata Papa, hori-hori dinding ini asal mulanya adalah event dimana pihak boru (kaum perempuan) berbisik-bisik tentang pesta yang akan dilaksanakan.. dan biasanya di acara ini ditetapkan jumlah sinamot (mas kawin) yang diminta oleh pihak perempuan ke pihak lelaki, secara informal. 

(Di kasus saya, hori-hori dindingnya sudah terlaksana di awal tahun 2014 kemarin, dan sayangnya.. nggak pake foto-foto. Huhu.. momen terlewatkan sudah.)

Nah, Marhusip dan Martumpol ini acaranya jauh lebih formal dan biasanya melibatkan lebih banyak orang; jadi otomatis butuh dibuatkan undangan yang lebih resmi, bukan hanya dari mouth to mouth. Marhusip bisa dilaksanakan dimana saja, bisa di gedung serbaguna atau di rumah pihak perempuan. Nah, kalau acara saya, dilaksanakan di rumah pihak perempuan; sedangkan Martumpol diadakan di gereja, karena melibatkan pendeta dan acara ibadah resmi gereja.

Yang sedang seru saya buat beberapa hari belakangan ya undangan Marhusip dan Martumpol ini.. hehe. Nggak nyangka aja ternyata bikin undangan berbahasa ajaib (fyi, saya nggak bisa bahasa Batak) cukup seru juga dan cukup bikin saya berasa lebih Batak :D Satu-satunya kendala adalah mencari referensi, karena ternyata susah mendapatkan contoh undangan marhusip dan martumpol ini. Untungnya temen saya ada yang baru nikah dan dia juga bikin sendiri undangannya, jadi lumayan bisa dijadikan patokan :) Kalau ada yang butuh draft undangan marhusip dan martumpol, saya bisa share.. tinggalin aja alamat email kamu yaaa..


tampilan dummy undangan marhusip dan martumpol
So far, Yos dan saya sih cukup puas dengan desain undangannya.. sederhana dan nggak neko-neko. Tinggal minta approval dari mama papa dan juga ketua adat, lalu.. bisa segera diperbanyak.

Tugas selanjutnya adalah.. mencari tempat printing yang murmer..  :))

xoxo,
n/y