Showing posts with label janur kuning. Show all posts
belajar realistis.
Hello! It's been weeks. Nggak berasa udah memasuki bulan puasa, dan udah mau masuk ke bulan ke-7. Cepet ya.. Saya nggak berasa panik sih sebenernya, justru mamaku yang bolak balik ngomong "ini udah bulan ke-X loh.. udah deket loh.." Panik pisan kayanya si mamah.
Jadi, untuk menuntaskan hal-hal yang masih menggantung di angkasa raya, kemarin Yos dan saya pulang ke ibukota untuk mengurus ini dan itu, yang kalo disimpulkan sih sebenernya lancar jaya (kecuali jalanan Jakarta yang masih crappy seperti biasa). Jadwal saya selama tiga hari di Jakarta cukup terdengar optimis realistis (yak.. opo iki? haha..), antara lain: ketemuan dekor (Every Decor dan Janur Kuning), ketemuan orang undangan (Amadea Art), ke tempat dekor acara adat, cari jas untuk Yos dan kebaya seragam di Pasar Baru, cari cincin nikah, ke Sanggar Liza, dan fitting baju (Mas Agus). Dan dalam pelaksanaan, hanya dua agenda yang nggak berhasil terpenuhi, yakni: cari cincin dan ketemu orang dekor acara adat.
Di trip pulang kali ini, saya belajar untuk lebih realistis sih.. kebetulan kemarin baca satu blog tentang persiapan pernikahan (maafkan, saya lupa linknya apa), dia kasih tips yang berguna banget. Nah jadi relevansinya tips itu dengan persiapan saya begini..
Dari awal kan sebenernya Yos dan saya udah punya konsep untuk dekorasi untuk acara resepsi dan sangat optimis untuk mewujudkannya sesuai tema. Kami pikir tema kami yang nggak fancy sama sekali, bakalan bisa menekan budget.. dan ternyata salah besar. Yang laku di pasaran sekarang adalah tema modern-fancy-vintage-minimalis, jadi untuk tema kami yang tergolong "Indonesia jadul", langsung dikategorikan tema customized yang properti-propertinya musti bikin baru (karena nggak ada stok properti yang sesuai tema kami di gudang).. yang artinya harganya langsung melonjak naik. Berdasarkan quotation dari beberapa vendor, untuk tema original kami, praktis harga memang melonjak sebesar 15-25juta. Nah, kalo ngeliat lagi alokasi budget; harga dekor bertema orginal kami yang jadi amat sangat mahal, tentunya itu mencekik leher banget. Dan kalo dipertanyakan ulang, "seberapa penting sih dekorasi di resepsi?", pasti otak bakal langsung tercerahkan dan bisa langsung jawab "not that important and not worth it for a 2-hour event". Yah tapi bakal beda sih kalo kamu punya unlimited budget, hehe.. Jadi, realistisnya, kami langsung putar arah dan memutuskan milih aja tema yang udah banyak dipake saat ini, tinggal dimodifikasi aja di sana sini supaya match dengan tema warna yang kami mau. Realistis dan nggak dreamy. Kata Yos, "udah nggak pa pa, kita go with the flow aja..", kata-kata yang cukup bikin tenang :)
We're gonna save that 20 millions rupiahs for the life after the wedding!
Saya mau ceritain tentang ketemuan sama Every Decor dan Janur Kuning kemarin.. CP keduanya sama-sama asik dan sabar menghadapi kami berdua yang rada plonga-plongo ngomongin dekorasi (yang notabene sangat perintilan, dan sungguh nggak kebayang kalo nggak disketsa dulu). Ada pro dan kontra-nya untuk kedua vendor ini.. Oh ya, please be noted, harga keduanya sama persis sis siss sisss..
Every Decoration:
Pros:
- Saat ketemuan, nampaknya sih orangnya lebih praktis.. dan kalau mau nego bisa langsung ke CP-nya, yaitu Mbak Djuju. Mbak Djuju bisa langsung kasih keputusan, apa saja item yang bisa diskon dan bisa ditambahin sebagai bonus;
- Filingnya rapih dan terorganisir (ini saya udah kaya ISO consultant yang lagi mereview aja, haha), jadi gampang milih-milih item-item dekorasinya;
- Harganya fixed dari sejak pertama kasih quotation ke saya, nggak berubah-ubah sama sekali. Considered as tetap teguh berpendirian (p.s.: saya mulai ngelantur);
- Udah termasuk dekorasi pergola di area penerima tamu.
Cons:
- Saya sempet nanyain photobooth, lalu mbak Djuju langsung bilang kalo dekorasi photobooth itu additional item, dan harganya IDR 3,000,000;
- Dikasih bonusnya cuma hand bouqette;
- Nggak ada sketsa visualisasi.. katanya sih sketsa cuma bakal dikasih kalo harganya di atas IDR 100,000,000.
Janur Kuning:
Pros:
- Mas Harlie juga orangnya asyik, dia malah cincay banget kalo masalah additional item. As per his statement, "selama barangnya ada di gudang, atau permintaan mbak dan mas bisa dibikin pake styrofoam, saya bisa kasih bonus!". Horray!
- Bonusnya banyak. So far, Janur Kuning udah kasih beberapa item, antara lain: hand bouquet, janur kuning plus print nama untuk di pintu masuk gedung, dekorasi photobooth dan mini gallery;
- Dikasih sketsa visualisasi;
- Ada item decor-nya yang aku suka banget.
Cons:
- Kalo mau nawar harga dan additional customized items, nggak bisa sama Mas Harlie langsung. Harus tanya ke bos dulu;
- Filing item-item dekorasinya nggak ada, jadi belum kebayang gimana cara milihnya nanti;
- Nggak ada dekorasi pergola di area penerima tamu, cuma dikasi dekorasi backdrop.
Kalau dari hasil ngobrol dan diskusi sama Yos, penawaran Janur Kuning terlihat lebih menggiurkan karena ada free photobooth decoration. Saya udah deal sama photographer dan dapet photobooth.. tapi kalo disuruh nambah 3juta untuk dekornya sih saya bakal mikir dua kali ya..
Kira-kira, inilah hasil putar arah kami..
Yang paling dekat dengan tema original kami adalah.. gebyok Jawa. Emang sih mau digimanain juga, nggak bakal puas kalo tolok ukurnya masih tema original, huhu.. Musti pinter-pinter cari alternatif main-main dan mix-&-match dengan elemen lain seperti kain-kainan dan styrofoam untuk melunturkan "ke-Jawa-an" gebyok..
Jadi, sementara masih pending dulu pemilihan vendor dekorasi - walaupun Mas Harlie udah mengingatkan bahwasanya waktu dalam hitungan bulan itu cepat berlalu, jadi mendingan segera DP ke Janur Kuning :)) - sementara ngurusin sketsa-sketsaan buat undangan dan souvenir.. sambil desain buat undangan Marhusip dan Martumpol (it's Bataknese thingy.. intinya sih rangkaian acara sebelum acara pemberkatan gitu, semacam tunangan dan sejenisnya kali yaa..).
Saya bakal share di postingan selanjutnya tentang Sanggar Liza dan Liza Photography ya..
Jadi, untuk menuntaskan hal-hal yang masih menggantung di angkasa raya, kemarin Yos dan saya pulang ke ibukota untuk mengurus ini dan itu, yang kalo disimpulkan sih sebenernya lancar jaya (kecuali jalanan Jakarta yang masih crappy seperti biasa). Jadwal saya selama tiga hari di Jakarta cukup terdengar optimis realistis (yak.. opo iki? haha..), antara lain: ketemuan dekor (Every Decor dan Janur Kuning), ketemuan orang undangan (Amadea Art), ke tempat dekor acara adat, cari jas untuk Yos dan kebaya seragam di Pasar Baru, cari cincin nikah, ke Sanggar Liza, dan fitting baju (Mas Agus). Dan dalam pelaksanaan, hanya dua agenda yang nggak berhasil terpenuhi, yakni: cari cincin dan ketemu orang dekor acara adat.
Di trip pulang kali ini, saya belajar untuk lebih realistis sih.. kebetulan kemarin baca satu blog tentang persiapan pernikahan (maafkan, saya lupa linknya apa), dia kasih tips yang berguna banget. Nah jadi relevansinya tips itu dengan persiapan saya begini..
Dari awal kan sebenernya Yos dan saya udah punya konsep untuk dekorasi untuk acara resepsi dan sangat optimis untuk mewujudkannya sesuai tema. Kami pikir tema kami yang nggak fancy sama sekali, bakalan bisa menekan budget.. dan ternyata salah besar. Yang laku di pasaran sekarang adalah tema modern-fancy-vintage-minimalis, jadi untuk tema kami yang tergolong "Indonesia jadul", langsung dikategorikan tema customized yang properti-propertinya musti bikin baru (karena nggak ada stok properti yang sesuai tema kami di gudang).. yang artinya harganya langsung melonjak naik. Berdasarkan quotation dari beberapa vendor, untuk tema original kami, praktis harga memang melonjak sebesar 15-25juta. Nah, kalo ngeliat lagi alokasi budget; harga dekor bertema orginal kami yang jadi amat sangat mahal, tentunya itu mencekik leher banget. Dan kalo dipertanyakan ulang, "seberapa penting sih dekorasi di resepsi?", pasti otak bakal langsung tercerahkan dan bisa langsung jawab "not that important and not worth it for a 2-hour event". Yah tapi bakal beda sih kalo kamu punya unlimited budget, hehe.. Jadi, realistisnya, kami langsung putar arah dan memutuskan milih aja tema yang udah banyak dipake saat ini, tinggal dimodifikasi aja di sana sini supaya match dengan tema warna yang kami mau. Realistis dan nggak dreamy. Kata Yos, "udah nggak pa pa, kita go with the flow aja..", kata-kata yang cukup bikin tenang :)
We're gonna save that 20 millions rupiahs for the life after the wedding!
Saya mau ceritain tentang ketemuan sama Every Decor dan Janur Kuning kemarin.. CP keduanya sama-sama asik dan sabar menghadapi kami berdua yang rada plonga-plongo ngomongin dekorasi (yang notabene sangat perintilan, dan sungguh nggak kebayang kalo nggak disketsa dulu). Ada pro dan kontra-nya untuk kedua vendor ini.. Oh ya, please be noted, harga keduanya sama persis sis siss sisss..
Every Decoration:
Pros:
- Saat ketemuan, nampaknya sih orangnya lebih praktis.. dan kalau mau nego bisa langsung ke CP-nya, yaitu Mbak Djuju. Mbak Djuju bisa langsung kasih keputusan, apa saja item yang bisa diskon dan bisa ditambahin sebagai bonus;
- Filingnya rapih dan terorganisir (ini saya udah kaya ISO consultant yang lagi mereview aja, haha), jadi gampang milih-milih item-item dekorasinya;
- Harganya fixed dari sejak pertama kasih quotation ke saya, nggak berubah-ubah sama sekali. Considered as tetap teguh berpendirian (p.s.: saya mulai ngelantur);
- Udah termasuk dekorasi pergola di area penerima tamu.
Cons:
- Saya sempet nanyain photobooth, lalu mbak Djuju langsung bilang kalo dekorasi photobooth itu additional item, dan harganya IDR 3,000,000;
- Dikasih bonusnya cuma hand bouqette;
- Nggak ada sketsa visualisasi.. katanya sih sketsa cuma bakal dikasih kalo harganya di atas IDR 100,000,000.
Janur Kuning:
Pros:
- Mas Harlie juga orangnya asyik, dia malah cincay banget kalo masalah additional item. As per his statement, "selama barangnya ada di gudang, atau permintaan mbak dan mas bisa dibikin pake styrofoam, saya bisa kasih bonus!". Horray!
- Bonusnya banyak. So far, Janur Kuning udah kasih beberapa item, antara lain: hand bouquet, janur kuning plus print nama untuk di pintu masuk gedung, dekorasi photobooth dan mini gallery;
- Dikasih sketsa visualisasi;
- Ada item decor-nya yang aku suka banget.
Cons:
- Kalo mau nawar harga dan additional customized items, nggak bisa sama Mas Harlie langsung. Harus tanya ke bos dulu;
- Filing item-item dekorasinya nggak ada, jadi belum kebayang gimana cara milihnya nanti;
- Nggak ada dekorasi pergola di area penerima tamu, cuma dikasi dekorasi backdrop.
Kalau dari hasil ngobrol dan diskusi sama Yos, penawaran Janur Kuning terlihat lebih menggiurkan karena ada free photobooth decoration. Saya udah deal sama photographer dan dapet photobooth.. tapi kalo disuruh nambah 3juta untuk dekornya sih saya bakal mikir dua kali ya..
Kira-kira, inilah hasil putar arah kami..
Jadi, sementara masih pending dulu pemilihan vendor dekorasi - walaupun Mas Harlie udah mengingatkan bahwasanya waktu dalam hitungan bulan itu cepat berlalu, jadi mendingan segera DP ke Janur Kuning :)) - sementara ngurusin sketsa-sketsaan buat undangan dan souvenir.. sambil desain buat undangan Marhusip dan Martumpol (it's Bataknese thingy.. intinya sih rangkaian acara sebelum acara pemberkatan gitu, semacam tunangan dan sejenisnya kali yaa..).
Saya bakal share di postingan selanjutnya tentang Sanggar Liza dan Liza Photography ya..
xoxo,
n/y
update(s)
On Tuesday, June 3, 2014
by
novel
with
38 comments
-
agung decoration,
decoration,
every decoration,
janur kuning,
make up artist,
rumah kampung
Nothing went smooth. After what we have done on April, no progress from my side. We were too busy to do other things (such as; traveling or looking for a new job or looking for school for master degree, etc.).
Okay, I did my research, I contacted several vendors and ended up with disappointment (mostly, because of the decoration price). Maybe, partially, that's the reason why I became so ignorant for this.
I think, it's time to switch my language preference. Since, from now on, most likely I will share things that is too particular for Indonesian wedding only. Believe me, it's not gonna be too useful for people who doesn't understand Bahasa.
p.s.: I would be happy to translate it to English if you ask me to (and if I have enough time to do it). Just let me know! ;)
1. Dekorasi
Belum ada yang fixed untuk dekorasi adat maupun dekorasi resepsi.
Dekorasi adat, semata-mata karena Mama masih sibuk mengurus dokumen yang lain, dan saya tidak beride untuk cari vendor dekorasi adat dimana, referensinya terbatas. Jadi, kemarin menunggu Mama yang langsung menghubungi gedungnya untuk lihat rekanan gedung. Baru ada satu nama untuk dekorasi adat - Romora Decoration, dan sudah saya hubungi lewat email. Namun, apa daya.. belum ada balasan, so far.
Dekorasi resepsi.. ini yang paling bikin speechless. Udah mengomel-ngomel sana-sini gara-gara quotation dari vendor-vendor dekorasi yang agak kebangetan angkanya :(
As mentioned before, yang udah pernah ketemu sama orangnya ya baru Agung Decoration. Mas Aji juga udah kirim price quotation-nya, tapi beneran pengen pingsan lihat harganya jika dibandingkan dengan sketsa proposalnya. Njomplang banget. Saya belum pernah lihat hasilnya langsung sih memang, dan menurut review Agung Decoration cukup reliable; tapi entah kenapa, saya (dan Yos; dan mamanya Yos) kurang sreg sama Agung.
Berikut penawaran dari Agung Decoration;
- Pelaminan (perincian yang lebih detail ada di penawarannya, tapi di sini saya nggak share karena terlalu panjang dan terlalu spesifik dengan tema yang saya minta), termasuk kursi dan lampu sorot;
Menurut kita sih penawaran dari Mas Aji tergolong mahal (mungkin karena Yos dan saya udah ngeliat proposal sketsanya) dan saya nggak tau gimana cara nawarnya biar harganya bisa diturunin. Berdasarkan review, katanya Agung Decoration emang sudah ternama, yang membuat saya makin yakin kalau harganya nggak bisa ditawar jauh. Jadi, ya sudahlah.. karena faktor kurang sreg tadi, plus harga yang out of budget, penawarannya masuk folder dulu, sembari dibanding-bandingkan dengan vendor-vendor lain.
Contoh dekorasi oleh Agung Decoration:
Vendor kedua adalah Rumah Kampung. Dari awal buka-buka brosur Balai Sudirman, saya selalu kembali lagi (dan lagi) membuka halaman si Rumah Kampung ini. Kebayangnya sih tema saya cocok dengan vendor ini.. dan setelah googling, reviewnya cukup memukau. Jadi, saya coba menghubungi Mas Fajar dari Rumah Kampung. Balasan dari Mas Fajar, cukup mendatangkan petir di email saya.. Haha. Harganya lebih mahal sekitar 15juta dari Agung Decoration.
Berikut penawaran dari Rumah Kampung;
Reception area:
- Box angpau + bunga (4 titik)
- Konsole / meja souvenir (2 buah)
- Backdrop bunga (2 pot)
- Backdrop panel + bunga (1 titik)
- Gate to ballroom (pergola+kain+bunga)
- Lighting spot
- Standing flower (2 titik)
Area Jalur Tamu:
- Jalur salaman dengan tiang lampu (4 titik)
- Standing flower (6 titik)
- Pergola kaki 2 dengan aksen kain dan bunga (2 titik)
- Corner (sesuai tema)
Pelaminan:
- Pelaminan sesuai tema
- Gardem + ornamen pernik dekor
- Kursi pelaminan (1 set)
- Permadani (1 set)
- Centerpiece flowers (1 titik)
- Standing flower (2 titik)
- Spot lighting
VIP area:
- Pagar
- Gate pergola (1 titik)
Band stage:
- Backfrop dengan pergola kaki 4
- Spot light
Suasana:
- Pohon artificial daun putih atau hijau sesuai tema (1 titik)
- Kursi puff (2 set)
Cuma bisa menelan ludah dan ketawa miris, pas saya buka email dari Rumah Kampung. Tapi, saya yakin kok kalau pasti hasilnya bagus.. habisnya reviewnya ciamik banget. Cuma sayang sih, respon emailnya agak telat.. bahkan Yos sampe harus nelpon dan saya harus sms satu-satu ke orangnya. Pun yang bales email saya itu si Mas Fajarnya langsung lewat email pribadinya. Mereka bilang sih, mereka lagi ada pameran (dan saya malah disuruh mampir aja buat diskusi), jadi mereka belum sempat cek email.
Agak susah cari image referensi untuk Rumah Kampung, dan saya cuma nemu satu. Ini contoh dekorasi Rumah Kampung:
Vendor ketiga yang saya coba hubungi adalah Janur Kuning. Kebetulan saya sambil mengintip ke blognya Melur, dan based on review, nampaknya Janur Kuning cukup affordable dan bagus pengerjaannya. Contact person Janur Kuning - Mas Harlie - orangnya bersahabat dan cukup sigap balas email-email saya.
Berikut penawaran dari Janur Kuning;
Pelaminan:
- Pelaminan rumah
- Tirai bintang di belakang pelaminan
- Pohon-pohon tanjung di atas pelaminan (4 buah)
- Pohon bambu di belakang pelaminan
- Taman di depan panggung pelaminan
- Lesung padi + padi-padian di antara taman
- Rangkaian bunga besar di belakang pengantin (1 buah)
- Rangkaian bunga besar di kiri dan kanan orang tua (4 buah)
- Karpet permadani di bawah kursi pengantin (1 buah)
- Lampu sorot
- Kursi pengantin + orangtua (1 set)
Area buku tamu:
- Tenda 4x6m
- Backdrop untuk penerima tamu (2 set)
- Kotak angpao (4 buah)
- Rangkaian bunga untuk di atas kotak angpau (4 titik)
- Lampu meja untuk di atas kotak (4 buah)
Dekorasi Panggung Musik:
- Backdrop panggung (4m)
- Taman di depan pangguung (4m)
Area Red Carpet:
- Pergola kayu
- Meja konsul untuk di kiri dan kanan gate pengantin (2 buah)
- Vas bunga (2 buah)
- Standing flower (6 buah)
- Rangkaian bunga untuk di kiri dan kanan gentong (2 buah)
VIP:
- Pagar bambu
Complementary (Bonus):
- Janur kuning untuk di depan gedung (2 buah)
- Hand bouquet (1 buah)
Jujur saja, saya cukup kepincut dengan rincian dari Janur Kuning, salah dua alasannya karena harganya lebih murah dan ada properti lesung padi-nya! Saya langsung kegirangan saat nunjukkin rincian ini ke Yos, hehe. Saya lagi arrange untuk ketemuan sama Mas Harlie saat pulang ke Jakarta nanti akhir bulan, sambil bahas kira-kira apa-apa saja yang nggak terlalu perlu dan bisa dikurangin dari spesifikasi di atas, untuk menekan budget. Yah, harganya masih di luar budget sih.. tapi rinciannya cukup banyak dan kayanya masih bisa diakalin supaya lebih murah. :)
Contoh dekorasi Janur Kuning:
Vendor terakhir adalah Every Decoration. Saya kemarin agak-agak hopeless nyari-nyari vendor dekorasi dengan harga yang masuk budget, jadi saya coba-coba hubungi Every, walaupun menurut saya sih stylenya kurang cocok sama tema yang saya inginkan. Contact person-nya lumayan asik dan cepat merespon email dan whatsapp saya, namanya Mbak Djuju.
Berikut penawaran dari Every Decoration;
Pelaminan:
- Frame silver untuk background pelaminan (1 set)
- Hiasan lemari Palembang (2 buah)
- Hiasan kain silver + kain pink fusia (1 set)
- Standing flower (6 buah)
- Hiasan meja konsule (2 buah)
- Kursi pengantin dan orang tua (1 set)
- Taman di depan pelaminan
Dekorasi ruang dalam:
- Standing flower di jalur salaman (6 buah)
- Pergola pengantin dengan bunga juntai (1 buah)
- Mini gallery (1 buah)
- Dekorasi panggung musik
- Frame screen (1 set)
Dekorasi pintu masuk:
- Pergola kain (1 unit)
- Kotak angpau putih + bunga (4 buah)
Sejauh ini, Every Decoration menang di harga yang paling murah! Tapi, kalau dilihat dari rinciannya, memang tidak sedetail Janur Kuning sih.. Saya berusaha nawar ke Mbak Djuju untuk additional bonus, dia bilang bisa ditambah bonus-bonusnya, tentunya setelah ketemuan dan tema + keinginan saya disampaikan ke Every Decor. Well, fair enough.
Contoh dekorasi Every Decor:
Maaf ya saya nggak mencantumkan harganya, tapi kalau ada yang mau perinciannya, let me know and leave your email address. Dengan senang hati bakal saya share:)
2. Make up Martumpol
Hal lain yang masih mandek di tengah jalan adalah MUA untuk martumpol. Memang sih Mama bilang nggak usah yang terlalu mahal, karena martumpol termasuk acara yang belum terlalu resmi. Tapi, saya sudah berusaha cari dan sms kesana-sini, harganya berkisar IDR 600,000 -IDR 1,500,000. Sebenarnya kalau MUA pas pemberkatan saya nggak berhalangan, saya akan lebih sreg untuk engage orang yang sama - sekalian untuk make up test; sayangnya Mbak Sofia nggak bisa di tanggal Martumpol saya, sehingga saya harus cari MUA lain dan bayar ekstra. Sudah menghubungi cukup banyak MUA di Jakarta, dan saya udah punya beberapa kandidat yang cukup dijagokan (list di bawah berdasarkan prioritas):
a. Ita Tambunan - IDR 1,000,000 (nawar dari harga asli IDR 1,300,000)
instagram: itami0
b. Nea Make Up - IDR 1,000,000
instagram: nea_makeup
c. Jasmine - IDR 1,000,000 (belum ditawar)
instagram: jasminelishava
d. Ocha Beauty Duo - IDR 1,500,000 (min. 2 orang, berarti additional IDR 650,000 untuk make up Mama)
3. Cincin
Masih belum yakin kalau di Singapore atau Jakarta ada yang jual cincin sesuai kemauan Yos dan saya. Di Singapore, pilihan lumayan terbatas sih.. kebanyakan toko perhiasan dimonopoli oleh nama-nama besar yang tokonya di mall dan bling-bling, beda banget sama di Indonesia yang punya toko perhiasan di ruko-ruko kecil tapi terpercaya. Jadi, sementara sih saya masih browsing di Singapore dan langsung ditolak oleh mas-mas dan mbak-mbaknya karena kami berdua nanyain desain yang katanya "terlalu Eropa". Justru mereka langsung nawarin desain-desain lain yang kebanyakan sih kami nggak suka.. Jadwalnya, cari cincin akhir Juni ini. Kalau ada yang mau rekomen toko cincin di Jakarta, boleh loh.. saya dengan senang hati akan mencatat dan mendatanginya nanti :)
4. Kebaya Mama dan seragam untuk di panggung adat
Weekend kemarin, Mama saya dan Mama Yos berhasil berkolaborasi dan berheboh-heboh ria di Pasar Baru untuk mendapatkan kebaya dan songket mereka, plus seragam untuk ibu-ibu yang nantinya akan duduk di panggung adat. Fiuh! Bisa bernapas lega untuk item yang itu.. satu lagi bisa dicoret dari checklist :) Saya udah nggak komen lagi tentang warna (they chose pink!), selama mereka senang dan sreg dengan kombinasi warna yang mereka pilih.. saya sih oke saja. Soalnya saya jauh dan nggak bisa berkontribusi banyak, dan akan tambah repot kalau saya sibuk komentar-komentar, kasihan mereka jadi susah dan capek karena anaknya mau nikah. Jadi, saya harap sih, saat hari H nanti.. semua bisa senyum senang. Hehe..
Update-an dari saya cukup sekian, doakan saya segera dapet MUA supaya deg-degannya berakhir :)
Dan maaf ya kalau postingan kali ini minim foto..
Okay, I did my research, I contacted several vendors and ended up with disappointment (mostly, because of the decoration price). Maybe, partially, that's the reason why I became so ignorant for this.
I think, it's time to switch my language preference. Since, from now on, most likely I will share things that is too particular for Indonesian wedding only. Believe me, it's not gonna be too useful for people who doesn't understand Bahasa.
p.s.: I would be happy to translate it to English if you ask me to (and if I have enough time to do it). Just let me know! ;)
1. Dekorasi
Belum ada yang fixed untuk dekorasi adat maupun dekorasi resepsi.
Dekorasi adat, semata-mata karena Mama masih sibuk mengurus dokumen yang lain, dan saya tidak beride untuk cari vendor dekorasi adat dimana, referensinya terbatas. Jadi, kemarin menunggu Mama yang langsung menghubungi gedungnya untuk lihat rekanan gedung. Baru ada satu nama untuk dekorasi adat - Romora Decoration, dan sudah saya hubungi lewat email. Namun, apa daya.. belum ada balasan, so far.
Dekorasi resepsi.. ini yang paling bikin speechless. Udah mengomel-ngomel sana-sini gara-gara quotation dari vendor-vendor dekorasi yang agak kebangetan angkanya :(
As mentioned before, yang udah pernah ketemu sama orangnya ya baru Agung Decoration. Mas Aji juga udah kirim price quotation-nya, tapi beneran pengen pingsan lihat harganya jika dibandingkan dengan sketsa proposalnya. Njomplang banget. Saya belum pernah lihat hasilnya langsung sih memang, dan menurut review Agung Decoration cukup reliable; tapi entah kenapa, saya (dan Yos; dan mamanya Yos) kurang sreg sama Agung.
Berikut penawaran dari Agung Decoration;
- Pelaminan (perincian yang lebih detail ada di penawarannya, tapi di sini saya nggak share karena terlalu panjang dan terlalu spesifik dengan tema yang saya minta), termasuk kursi dan lampu sorot;
- Tatanan bambu di belakang pengantin;
- Taman di depan pelaminan, dengan jenis bunga casablanca, rose, peacock, hortensia, shena, amarantus, garbera, snap dragon, dan daun;
- Layar hitam + lampu bintang di belakang pelaminan;
- 4 pasang standing flower (dengan bunga segar)
- 2 rangkaian bunga segar di gentong gedung
- 4 kotak uang + rangkaian bunga mawar + lampu kap;
- wedding gate;
- pagar pembatas area VIP;
- tatanan bambu + rangkaian bunga segar + tatanan daun stock + taman untuk area pemain musik;
- frame screen + tatanan daun untuk screen;
- 1 pasang umbul-umbul
- Taman di depan pelaminan, dengan jenis bunga casablanca, rose, peacock, hortensia, shena, amarantus, garbera, snap dragon, dan daun;
- Layar hitam + lampu bintang di belakang pelaminan;
- 4 pasang standing flower (dengan bunga segar)
- 2 rangkaian bunga segar di gentong gedung
- 4 kotak uang + rangkaian bunga mawar + lampu kap;
- wedding gate;
- pagar pembatas area VIP;
- tatanan bambu + rangkaian bunga segar + tatanan daun stock + taman untuk area pemain musik;
- frame screen + tatanan daun untuk screen;
- 1 pasang umbul-umbul
Menurut kita sih penawaran dari Mas Aji tergolong mahal (mungkin karena Yos dan saya udah ngeliat proposal sketsanya) dan saya nggak tau gimana cara nawarnya biar harganya bisa diturunin. Berdasarkan review, katanya Agung Decoration emang sudah ternama, yang membuat saya makin yakin kalau harganya nggak bisa ditawar jauh. Jadi, ya sudahlah.. karena faktor kurang sreg tadi, plus harga yang out of budget, penawarannya masuk folder dulu, sembari dibanding-bandingkan dengan vendor-vendor lain.
Contoh dekorasi oleh Agung Decoration:
(ps.: Agung Decoration juara di dekorasi adat Jawa. Gebyoknya bagus-bagus.)
Vendor kedua adalah Rumah Kampung. Dari awal buka-buka brosur Balai Sudirman, saya selalu kembali lagi (dan lagi) membuka halaman si Rumah Kampung ini. Kebayangnya sih tema saya cocok dengan vendor ini.. dan setelah googling, reviewnya cukup memukau. Jadi, saya coba menghubungi Mas Fajar dari Rumah Kampung. Balasan dari Mas Fajar, cukup mendatangkan petir di email saya.. Haha. Harganya lebih mahal sekitar 15juta dari Agung Decoration.
Berikut penawaran dari Rumah Kampung;
Reception area:
- Box angpau + bunga (4 titik)
- Konsole / meja souvenir (2 buah)
- Backdrop bunga (2 pot)
- Backdrop panel + bunga (1 titik)
- Gate to ballroom (pergola+kain+bunga)
- Lighting spot
- Standing flower (2 titik)
Area Jalur Tamu:
- Jalur salaman dengan tiang lampu (4 titik)
- Standing flower (6 titik)
- Pergola kaki 2 dengan aksen kain dan bunga (2 titik)
- Corner (sesuai tema)
Pelaminan:
- Pelaminan sesuai tema
- Gardem + ornamen pernik dekor
- Kursi pelaminan (1 set)
- Permadani (1 set)
- Centerpiece flowers (1 titik)
- Standing flower (2 titik)
- Spot lighting
VIP area:
- Pagar
- Gate pergola (1 titik)
Band stage:
- Backfrop dengan pergola kaki 4
- Spot light
Suasana:
- Pohon artificial daun putih atau hijau sesuai tema (1 titik)
- Kursi puff (2 set)
Cuma bisa menelan ludah dan ketawa miris, pas saya buka email dari Rumah Kampung. Tapi, saya yakin kok kalau pasti hasilnya bagus.. habisnya reviewnya ciamik banget. Cuma sayang sih, respon emailnya agak telat.. bahkan Yos sampe harus nelpon dan saya harus sms satu-satu ke orangnya. Pun yang bales email saya itu si Mas Fajarnya langsung lewat email pribadinya. Mereka bilang sih, mereka lagi ada pameran (dan saya malah disuruh mampir aja buat diskusi), jadi mereka belum sempat cek email.
Agak susah cari image referensi untuk Rumah Kampung, dan saya cuma nemu satu. Ini contoh dekorasi Rumah Kampung:
Vendor ketiga yang saya coba hubungi adalah Janur Kuning. Kebetulan saya sambil mengintip ke blognya Melur, dan based on review, nampaknya Janur Kuning cukup affordable dan bagus pengerjaannya. Contact person Janur Kuning - Mas Harlie - orangnya bersahabat dan cukup sigap balas email-email saya.
Berikut penawaran dari Janur Kuning;
Pelaminan:
- Pelaminan rumah
- Tirai bintang di belakang pelaminan
- Pohon-pohon tanjung di atas pelaminan (4 buah)
- Pohon bambu di belakang pelaminan
- Taman di depan panggung pelaminan
- Lesung padi + padi-padian di antara taman
- Rangkaian bunga besar di belakang pengantin (1 buah)
- Rangkaian bunga besar di kiri dan kanan orang tua (4 buah)
- Karpet permadani di bawah kursi pengantin (1 buah)
- Lampu sorot
- Kursi pengantin + orangtua (1 set)
Area buku tamu:
- Tenda 4x6m
- Backdrop untuk penerima tamu (2 set)
- Kotak angpao (4 buah)
- Rangkaian bunga untuk di atas kotak angpau (4 titik)
- Lampu meja untuk di atas kotak (4 buah)
Dekorasi Panggung Musik:
- Backdrop panggung (4m)
- Taman di depan pangguung (4m)
Area Red Carpet:
- Pergola kayu
- Meja konsul untuk di kiri dan kanan gate pengantin (2 buah)
- Vas bunga (2 buah)
- Standing flower (6 buah)
- Rangkaian bunga untuk di kiri dan kanan gentong (2 buah)
VIP:
- Pagar bambu
Complementary (Bonus):
- Janur kuning untuk di depan gedung (2 buah)
- Hand bouquet (1 buah)
Jujur saja, saya cukup kepincut dengan rincian dari Janur Kuning, salah dua alasannya karena harganya lebih murah dan ada properti lesung padi-nya! Saya langsung kegirangan saat nunjukkin rincian ini ke Yos, hehe. Saya lagi arrange untuk ketemuan sama Mas Harlie saat pulang ke Jakarta nanti akhir bulan, sambil bahas kira-kira apa-apa saja yang nggak terlalu perlu dan bisa dikurangin dari spesifikasi di atas, untuk menekan budget. Yah, harganya masih di luar budget sih.. tapi rinciannya cukup banyak dan kayanya masih bisa diakalin supaya lebih murah. :)
Contoh dekorasi Janur Kuning:
Vendor terakhir adalah Every Decoration. Saya kemarin agak-agak hopeless nyari-nyari vendor dekorasi dengan harga yang masuk budget, jadi saya coba-coba hubungi Every, walaupun menurut saya sih stylenya kurang cocok sama tema yang saya inginkan. Contact person-nya lumayan asik dan cepat merespon email dan whatsapp saya, namanya Mbak Djuju.
Berikut penawaran dari Every Decoration;
Pelaminan:
- Frame silver untuk background pelaminan (1 set)
- Hiasan lemari Palembang (2 buah)
- Hiasan kain silver + kain pink fusia (1 set)
- Standing flower (6 buah)
- Hiasan meja konsule (2 buah)
- Kursi pengantin dan orang tua (1 set)
- Taman di depan pelaminan
Dekorasi ruang dalam:
- Standing flower di jalur salaman (6 buah)
- Pergola pengantin dengan bunga juntai (1 buah)
- Mini gallery (1 buah)
- Dekorasi panggung musik
- Frame screen (1 set)
Dekorasi pintu masuk:
- Pergola kain (1 unit)
- Kotak angpau putih + bunga (4 buah)
Sejauh ini, Every Decoration menang di harga yang paling murah! Tapi, kalau dilihat dari rinciannya, memang tidak sedetail Janur Kuning sih.. Saya berusaha nawar ke Mbak Djuju untuk additional bonus, dia bilang bisa ditambah bonus-bonusnya, tentunya setelah ketemuan dan tema + keinginan saya disampaikan ke Every Decor. Well, fair enough.
Contoh dekorasi Every Decor:
Maaf ya saya nggak mencantumkan harganya, tapi kalau ada yang mau perinciannya, let me know and leave your email address. Dengan senang hati bakal saya share:)
2. Make up Martumpol
Hal lain yang masih mandek di tengah jalan adalah MUA untuk martumpol. Memang sih Mama bilang nggak usah yang terlalu mahal, karena martumpol termasuk acara yang belum terlalu resmi. Tapi, saya sudah berusaha cari dan sms kesana-sini, harganya berkisar IDR 600,000 -IDR 1,500,000. Sebenarnya kalau MUA pas pemberkatan saya nggak berhalangan, saya akan lebih sreg untuk engage orang yang sama - sekalian untuk make up test; sayangnya Mbak Sofia nggak bisa di tanggal Martumpol saya, sehingga saya harus cari MUA lain dan bayar ekstra. Sudah menghubungi cukup banyak MUA di Jakarta, dan saya udah punya beberapa kandidat yang cukup dijagokan (list di bawah berdasarkan prioritas):
a. Ita Tambunan - IDR 1,000,000 (nawar dari harga asli IDR 1,300,000)
instagram: itami0
b. Nea Make Up - IDR 1,000,000
instagram: nea_makeup
c. Jasmine - IDR 1,000,000 (belum ditawar)
instagram: jasminelishava
d. Ocha Beauty Duo - IDR 1,500,000 (min. 2 orang, berarti additional IDR 650,000 untuk make up Mama)
3. Cincin
Masih belum yakin kalau di Singapore atau Jakarta ada yang jual cincin sesuai kemauan Yos dan saya. Di Singapore, pilihan lumayan terbatas sih.. kebanyakan toko perhiasan dimonopoli oleh nama-nama besar yang tokonya di mall dan bling-bling, beda banget sama di Indonesia yang punya toko perhiasan di ruko-ruko kecil tapi terpercaya. Jadi, sementara sih saya masih browsing di Singapore dan langsung ditolak oleh mas-mas dan mbak-mbaknya karena kami berdua nanyain desain yang katanya "terlalu Eropa". Justru mereka langsung nawarin desain-desain lain yang kebanyakan sih kami nggak suka.. Jadwalnya, cari cincin akhir Juni ini. Kalau ada yang mau rekomen toko cincin di Jakarta, boleh loh.. saya dengan senang hati akan mencatat dan mendatanginya nanti :)
4. Kebaya Mama dan seragam untuk di panggung adat
Weekend kemarin, Mama saya dan Mama Yos berhasil berkolaborasi dan berheboh-heboh ria di Pasar Baru untuk mendapatkan kebaya dan songket mereka, plus seragam untuk ibu-ibu yang nantinya akan duduk di panggung adat. Fiuh! Bisa bernapas lega untuk item yang itu.. satu lagi bisa dicoret dari checklist :) Saya udah nggak komen lagi tentang warna (they chose pink!), selama mereka senang dan sreg dengan kombinasi warna yang mereka pilih.. saya sih oke saja. Soalnya saya jauh dan nggak bisa berkontribusi banyak, dan akan tambah repot kalau saya sibuk komentar-komentar, kasihan mereka jadi susah dan capek karena anaknya mau nikah. Jadi, saya harap sih, saat hari H nanti.. semua bisa senyum senang. Hehe..
Update-an dari saya cukup sekian, doakan saya segera dapet MUA supaya deg-degannya berakhir :)
Dan maaf ya kalau postingan kali ini minim foto..
xoxo,
n/y








